Posts

Ada apa dengan Penafsiran Alkitab.

Image
Ada apa dengan Penafsiran Alkitab.      Melihat kata-kata di dalam sebuah halaman Alkitab tidak serta merta berarti bahwa si pembaca menangkapmaknanya. Mengamati apa yang dikatakan oleh Alkitab adalah langah pertama dari beberapa langkah dalam menelaah Alkitab penting untuk mengetahui apa yang sebenarnya dinyatakan oleh tulisan Alkitab. Tetapi hal ini kadang-kadang menimbulkan pertanyaan-pertanyaan tentang arti dari apa yang dibaca. Ketika membaca bagian-bagian dari Alkitab, banyak orang merasa kebingungantentang makna dari apa yang dibacanya atau berakhir dengan mendapatkan pemahaman yang keliru. Ada apa dengan Penafsiran Alkitab.       Pertemuan penginjil Filipus dengan Sida-sida dari Etiopia (Kasim) tersebut menyatakan bahwa bimbingan yang baik dapat membantu orang lain menafsirkan apa yang dibacanya didalam Alkitab. Pernyataan Filipus, “Mengertikah Tuan, apa yang Tuan baca itu?” mengimplikasikan bahwa si pembaca mungkin tidak mengetahui bahwa bagia...

Disiplin-Disiplin Rohani Menurut Richard Foster

DISIPLIN KESENDIRIAN (Solitude) Saat sendiri, kau temukan Allah disitu (Teresa dari Avila). Pindah dari kesepian ke kesendirian. Kesendirian bisa terjadi di tempat ramaipun. Kesendirian = ketenangan batin (vs kebersamaan; dua-dua penting untuk hidup yang berhasil). Tidak ada ketakutan. Dalam kesendirian, kita bisa mendengar lebih baik. Yesus selalu mencari tempat yang sunyi dan terpencil, supaya bisa sendirian. Boenhoeffer: extrim kebersamaan -> kata-kata & perasaan jadi hampa, extrim kesendirian -> sombong, cinta diri sendiri, putus asa. Disiplin-Disiplin Rohani Menurut Richard Foster      Kesendirian untuk keheningan (untuk mendengarkan suara Allah dalam hiruk-pikuk kehidupan). Keheningan = disiplin of silence (Dallas Willard). Pepatah tua: “Orang yang buka mulut, tutup mata.” Menjadi hening akan memampukan kita bisa Melihat. Disiplin Puasa bicara (tahu kapan harus bicara dan kapan diam = Amsal 25:11), bahkan juga puasa hubungan suami-isteri. Puasa adalah me...

Roh Kudus Dalam Pelayanan Orang Percaya

 Dari permulaan Surat I Korintus, Paulus menarik perhatian pada karunia-karunia Roh Kudus. Dalam segala hal mereka dijadikan kaya oleh-Nya, khususnya dalam dua karunia yang sangat diindahkan oleh orang-orang Yunani, yakni “perkataan” (berkata-kata) dan “pengetahuan” (I korintus 1:5). Paulus mengingatkan mereka bahwa Kristus akan meneguhkan (menguatkan dan menetapkan) mereka sampai kepada kesudahannya, sehingga mereka tidak bercacat “pada hari Tuhan kita Yesus Kristus” (Roma 14:10; II Korintus 5:10).Roh Kudus memperjelas dan menerangkan kebenaran-kebenaran ilahi kepada hati kita. Ia menyelidiki (memahami) segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah (I Korintus 2:10). Kita dapat mempercayai apa yang dinyatakan Roh Kudus kepada kita sebab Roh Kudus benar-benar mengetahui apa yang ada dalam hati Allah untuk diri kita. Dengan kata lain, Roh Kudus memberikan hikmat Allah kepada orang percaya.  Orang yang telah dipenuhi dan dipimpin oleh Roh Kudus dapat me...

Roh Kudus dalam Kehidupan Sehari-hari

Kitab Kisah Para Rasul menunjukkan bahwa Paulus dan rekan-rekan pemberita Injil lainnya dipenuhi (tetap) dengan sukacita dan Roh Kudus (Kisah 13:52). Penganiayaan hanya membuat mereka maju terus dengan sukacita yang lebih besar lagi. Orang-orang yang bertobat dalam pelayanan Paulus juga dipenuhi dengan sukacita yang sama (Kisah 16:34). Itulah kesukaan yang datang pada waktu Roh Kudus mempersembahkan hormat dan puji-pujian kepada Yesus. Tulisan-tulisan Paulus menunjukkan bahwa Roh Kudus merupakan Oknum yang sangat nyata baginya sama seperti Yesus. Roh Kudus penting dalam pelayanannya, dalam gereja, dan dalam kehidupan masing-masing orang percaya. Untuk itu Paulus memberikan pengajaran yang jelas tentang Roh Kudus dan karunia-karunia-Nya, khususnya dalam surat Roma, I Korintus, dan Efesus. Tetapi dalam semua surat kiriman Paulus pekerjaan Roh Kudus juga sangat jelas dan penting. Panggilan untuk hidup suci yang mengabdi kepada kehendak dan jalan Allah adalah selaras dengan kodrat All...

Roh Kudus dalam Kitab Kisah Para Rasul

Kitab Kisah Para Rasul dimulai dengan menarik perhatian kepada kenyataan bahwa pekerjaan Yesus diteruskan oleh Roh Kudus, pertama-tama melalui para Rasul. Tetapi yang berpengaruh dalam kitab Kisah Para Rasul bukanlah rasul-rasul, melainkan Roh Kudus. Dalam kitab Kisah Para Rasul, Roh Kudus benar-benar adalah Penghibur yang lain, Penolong, dan Guru. Rencana untuk memberitakan Injil keseluruh dunia adalah rencana Kristus sendiri (Kisah 1:8). Namun sepanjang kitab ini ada kesadaran baru akan Roh Kudus dan Kuasa Roh Kudus mengerjakan hal itu.  Baptisan Roh Kudus diterima oleh Para Rasul yang disebut juga sebagai janji Bapa. Disebut janji Bapa sebab pencurahan yang dijanjikan itu berasal dari Bapa, seperti yang telah diajarkan Yesus kepada mereka. Pengalaman itu disebut baptisan untuk mengingatkan mereka kepada nubuat Yohanes Pembaptis, yang dicatat dalam keempat kitab Injil, yaitu Yesus akan membaptis mereka dalam kuasa Roh Kudus. Yesus meminta kepada Bapa pada waktu orang perca...

Roh Kudus dalam Ajaran Yesus

Sebagaimana yang telah kita lihat, Yesus mengakui bahwa Roh Kudus mengilhamkan penulis-penulis Perjanjian Lama (Markus 12:36; Matius 13:11; Lukas 20:42) dan juga pekerjaan Roh Kudus berkenaan dengan Mesias. Akan tetapi dalam kitab-kitab Injil ini Yesus memberikan pengajaran khusus kepada murid-murid mengenai empat hal mengenai Roh Kudus. Pertama, Ia mengakui bahwa Roh Kudus adalah karunia Allah, kunci untuk menerima segala sesuatu yang disediakan Allah untuk kita (Matius 7:7-11;Lukas11:13). Kedua, Ia berjanji bahwa Roh Kudus aka ada bersama-sama murid-murid-Nya untuk menolong mereka dalam pelayanandan untuk mengurapi mereka di tengah-tengah penganiayaanpun (Matius 10:16-20; Markus 13:9-11; Lukas 12:11,12; 21:12-15). Ketiga, Ia memerintahkan mereka untuk membaptis orang percaya dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus (Matius 28:19). Keempat, Yesus menyuruh mereka menanti di Yerusalem hingga mereka diperlengkapi dengan kuasa dari atas (Lukas 24:49), kuasa Roh yang akan menjadikan merek...

Roh Kudus Dalam Kehidupan dan Pelayanan Yesus

Apakah yang terjadi pada ibadah rohani orang Yahudi selama masa 400 tahun setelah nabi Maleakhi? Pendapat umum ialah bahwa ibadah itu merosot hingga menjadi pelaksanaan tata cara serta upacara yang kosong. Namun demikian, dari permulaan Injil yang ditulisnya, Lukas menjelaskan bahwa orang-orang Yahudi belum seluruhnya kehilangan paham atau pengalaman Roh Kudus. Roh Kudus masih giat bekerja dalam kejadian-kejadian yang mendahului dan mengelilingi kelahiran Yesus, demikian juga pada saat kelahiran-Nya dan dalam kehidupan dan pelayanan-Nya. Diantara golongan imam, Zakharia dan Elisabet, orang tua Yohanes pembabtis, merupakan contoh yang menonjol. Diantara rakyat jelata, maka Simeon dan Hana mewakili banyak orang yang menunggu penghiburan bangsa Israel (Lukas 2:25). Ayah dan ibu Yohanes pembabtis turut mengambil bagian dalam berkat Roh Kudus yang diterima oleh Yohanes. Yohanes Pembabtis menggenapi Maleakhi 4:5,6 Roh Kudus mempersiapkannya dan membimbingnya dalam kehidupan pribadi dan p...