sumber Gambar: Internet.
DISIPLIN DOA
Oleh: Gusmernia
Doa salah satu kegiatan yang sering dilakukan orang-orang diberbagai agama di dunia. Terutama disiplin doa sangat penting dalam kehidupan orang Kristen. Doa bisa dikatakan bahwa sangat mengubah kehidupan orang dan cara utama Allah pakai untuk mengubah orang, jika setiap orang tidak bersedia diubah, orang tersebut akan meninggalkan doa sebagai ciri yang nyata dalam kehidupannya. Semakin dekat dengan hati Allah, semakin melihat kebutuhan dan menginginkan untuk menjadi seperti Kristus.
DISIPLIN DOA
Doa merupakan sebuah aktivitas yang erat hubungannya dengan hati kekristenan; sehingga muncul semacam ungkapan, bahwa doa adalah nafas kehidupan orang percaya. Kegiatan doa bukanlah sebuah rutinitas ibadah belaka, melainkan pusat kehidupan itu sendiri. Seringkali umat Kristen mengabaikan kehidupan berdoa. Beberapa orang Kristen saat ini yang terlalu sibuk dengan kegiatan dan juga pekerjaan sehingga sering lupa dan tidak bergairah untuk bersekutu maupun doa pribadi.Terkadang orang berdoa hanya sebagai rutinitas sebagai orang Kristen saja, serta tidak menyadari akan penting berdoa sebagai wujud persekutuan dengan Tuhan. Dan orang-orang sering kali memberi pengertian dari sudut pandang bahwa berdoa hanya dilakukan ketika ada masalah, pergumulan dan lain-lain. Mendispilinkan diri berdoa merupakan ibadah terhadap Tuhan.Definisi Disiplin
Secara pengertian umum disiplin adalah belajar turunan langsungnya yang berarti berlatih atau mengajar, oleh karena itu disiplin merupakan suatu cara dimana orang belajar ,diajar atau melatih dirinya sendiri. Sedangkan dalam sudut pandang dalam pendidikan disiplin merupakan “sebuah sikap wajib, harus dimiliki oleh setiap individu terutama komunitasi sekolah, dan disiplin menjadi penentu berhasilnya atau tidak visi dan misi yang ditentukan.”
Menurut Imam Katolik Henri Nowen dalam kehidupan rohani, istilah ‘disiplin adalah suatu usaha menciptakan ruang yang di dalamnya Allah dapat bekerja, atau sesuatu yang tidak direncanakan atau diharapkan dapat terjadi.’ Disiplin merupakan aktivitas pikiran dan tubuh yang sengaja dilakukan untuk membuat pribadian dan kehidupan orang secara menyeluruh berada dalam selarasan. Tubuh dibentuk oleh berbagai tindakan dan juga oleh kasih karunia, kejalur baik dan buruk, peran disiplin rohani terdapat pada sifat dari manusia, disiplin-disiplin tersebut membentuk tubuh. Secara rohani Manfaat kedisplinan yaitu ‘membawa kepada pengenalan akan Yesus yang semakin dalam, kedua menolong untuk semakin merasakan pernyataan Tuhan dan membantu untuk semakin menikmati kasih Tuhan serta menolong dalam mengembangkan jiwa rohani pengikut Yesus.’
Definisi Doa
Kata doa merupakan terjemahan dari kata Yunani Proseukhas dan bahasa yang lain kata doa ialah pray dan juga dapat diartikan sebagai penyembahan whorship, penyembahan dimaksud bukan sekedar mengucapkan kata-kata pujian kepada Allah, namun sikap hati yang memberi nilai yang tertinggi kepada sang pemilik hidup manusia.menurut Richard J. Foster dalam bukunya, “Doa adalah suatu subjek yang begitu luas dan terdiri atas beraneka tahap sehingga dengan mengetahui bahwa tidak mungkin orang Kristen membicarakan semua aspeknya dalam pasal, meskipun hanya sedikit.” Derek Princes juga mengatakan bahwa Doa adalah senjata rohani yaitu peperangan rohani yang paling ampuh yang diberikan Tuhan kepada orang kristen. ‘Doa peperangan mempunyai tujuan untuk menghancurkan pekerjaan kuasa kegelapan, orang Kristen harus senantiasa diperlengkapi dengan sejumlah jenis senjata.’
Dalam Kitab Perjanjian Baru, berdoa kepada Allah adalah berdoa dengan ucapan syukur “janganlah kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu dengan ucapan syukur( Filipi 4:6),” di sini rasul Paulus berkata bahwa doa dan permohonan yang disampaikan kepada Allah harus disertai kata mengucap syukur.
Marthin Luther menyebut doa adalah nafas hidup orang percaya. Dalam doa dapat menyampaikan dan kemuliaan pengakuan akan kuasa dan kemuliaan serta kekudusan Tuhan Allah, menyampaikan pergumulan dan juga pengampunan dosa kepada Tuhan Yesus, sebab orang pada hakekatnya sudah jatuh di dalam dosa. ‘Doa adalah napas Allah dalam manusia kembali dilahirnya.’ Menurut Hebert ‘ada sesuatu yang berasal dari Allah dan dengan doa dapat menyesuaikan nada hati kepada Allah dan dengan doa merupakan gairah Jiwa, sumber kekuatan dan vitalis.’ ‘Jiwa yang berdoa adalah seseorang yang terus berhubungan dengan Allah, sehingga ia mengartikan ‘doa adalah kesempatan yang tidak ada bandinganya dan melalui doa orang, benda, masalah dan keadaan bisa diubahkan karena doa mempunyai kekuatan yang tidak terhingga.’ ‘Doa mengubah diri Orang.’
Marthin Luther mengatakan bahwa “doa adalah nafas hidup orang percaya.” Dalam doa dapat menyampaikan dan kemuliaan pengakuan akan kuasa dan kemuliaan serta kekudusan Tuhan Allah, menyampaikan pergumulan dan juga pengampunan dosa kepada Tuhan Yesus, sebab orang pada hakekatnya sudah jatuh didalam dosa.
Dalam Perjanjian Baru menekankan bahwa doa membuat suatu perubahan bagi Allah dan dunia yakni mintalah, maka akan diberikan kepadamu; dan doa yang lahir dari Iman akan menyelamatkan orang sakit; doa yang benar, bila didoakan sangat besar kuasanya; sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong ; dan ketika kamu tidak memperoleh apa-apa, itu karena kamu tidak berdoa.
Dalam kitab 1 Tesalonika 5:17-18 “Tetaplah berdoa.” ‘Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah dalam Kristus bagi kamu,’ berdoa adalah suatu kebebasan yang Allah dalam Kristus berikan kepada jemaat. Sedangkan pengertian dalam Perjanjian Lama kata kerja hitpallel ‘berdoa’ selalu dengan subjek manusia dengan sasaran doa adalah Tuhan. Doa merupakan bagian menyerukan nama Tuhan (Kej 4:26;12:8) yakni nama Kudus yang disebut dalam doa dan permohonan. Dalam buku Teologi perjanjian Lama bahwa doa tidak satu arah dari manusia, melainkan lebih bersifat merespon firman dan tindakan Tuhan, sehingga doa merupakan dialog antara manusia dengan Tuhan yang di dalamnya masing-masing secara aktif terlibat.
Jenis- Jenis Doa
Doa penyembahan
Dalam Alkitab ditemukan jenis doa yaitu pertama doa penyembahan yakni memuji dan memuliakan Allah bahkan disaat-saat orang mengalami kesukaran serta memuliakan Allah karena Dia layak untuk disembah dan dipuji. (Mzm 147:1 dan Ibr 13:15).Doa ucapan syukur
Doa ucapan syukur artinya di dalam doa ucapan syukur orang Kristen bersyukur kepada Allah karena apa yang dilakukan-Nya kepada orang-orang percaya. 1Tesalonika 5:18 mengatakan “mengucap syukurlah di dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” Kekuatan ucapan syukur orang Kristen kepada Tuhan mengalami banyak terobosan.Doa Syafaat
Doa syafaat adalah berdoa untuk orang lain seperti berdoa bagi para pemimpin dan pejabat pemerintahan (1 Tim 2:2), musuh-musuh (Mat 5:44), sesama orang Kristen dan orang–orang yang tersesat (1 Y oh 5:16). ‘Doa syafaat dapat dilakukan seorang diri dan dapat dilakukan juga secara bersama-sama misalnya anggota keluarga, gereja-gereja seluruh negeri bahkan sedunia, bangsa dan negara dan sebagainya.’ Sebagai umat Kristen belajar dari kehidupan rasul Paulus yang berdoa bagi jemaat di Filipi walau pun kondisinya dalam penjara (Filipi 1:4).. Seorang pembawa doa syafaat itu akan bertindak sebagai perantara, seseorang yang mengambil tempat kedudukan orang lainnya atau untuk membela kepentingan orang lain seperti doa syafaat Abraham bagi Sodom dan Gomora ( Kej 18:20-23).Doa Pengakuan
Doa pengakuan, dan doa persekutuan. Pengakuan yakni mengaku dosa yang telah diperbuat serta menerima pengampunan untuk dosa (1 Yoh 1:9), sedangkan doa permintaan yakni meminta hal-hal dengan motif yang semata-mata mementingkan diri sendiri (Yak 4:2), Tuhan Yesus yang senantiasa menyertai orang Kristen melalui Roh Kudus yang diam di dalam orang, maka orang Kristen dapat mengalami persekutuan dengan Dia saat demi saat setiap hari.Doa Permintaan
Allah telah mengikat diri-Nya dengan perjanjian kepada Umatnya dengan janji-janji-Nya dimana Ia mengatakan bahwa Ia sanggup dan bersedia memenuhi segala kebutuhan umat-Nya (Mat 7:711). Efesus 6:18 mengatakan dalam segala doa dan permohonan, berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tidak putus-putusnya segala orang kudus.Doa Penyerahan Diri
Lukas 22:42 mengatakan “ya BapaKu, jikalau Engkau mau, ambil cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukan kehendakKu melainkan kehendakMulah yang terjadi.” Penyerahan diri kepada Allah ketika manusia melepaskan dan menyerahkan kehendaknya kepada kehendak Allah. Dan bentuk doa ini sangat bertentangan dengan doa mantera dari kuasa kegelapan yang selalu memaksakan kehendak seseorang agar dipenuhi dan dilasanakan oleh allah yang mereka sembah.Metode Berdoa
Doa harus dilakukan dengan Iman. Iman adalah menerima apa yang Allah telah firmankan sebagai suatu dasar kebenaran dan bertindak sesuai dengan-Nya, doa iman adalah doa yang ekspresi iman yang besar dimana dalam Alkitab (Mrk 11:24), mengajarkan orang-orang untuk tetap percaya bahwa telah menerima apa yang didoakan. Jadi iman dalam berdoa yakni menerima kenyataan-kenyataan bahwa Allah ada, bagi Allah tidak ada yang mustahil dan Allah selalu menepati janji-janji-Nya dan doa harus dinaikkan oleh hati yang memberi maaf serta dilakukan dengan tekun dan rajin serta tidak bertele-tele.Bentuk doa bisa puji-pujian maupun ratapan. Beberapa cara doa yang diajarkan Yesus yaitu : pertama, Mengucap syukur dan menyembah Tuhan artinya menghabiskan waktu mengucap syukur kepada Tuhan (Mat 6:9). ‘Menurut Calvin aturan doa pertama adalah prinsip penghormatan atau takut akan Allah.’ Kedua kehendak Tuhan yang terjadi, (Mat 6:10). ‘Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga,artinya berdoa agar kehendak Tuhan yang jadi dalam hidup orang Kristen.’ ‘Berdoa sesuai dengan kehendak Allah berarti mengakui bahwa hanya kehendak-Nya saja yang baik dan benar.’ Dalam kitab 1Yohanes 5:14 mengatakan “dan inilah keberania percaya kita kepada-Nya yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.”
Ketika Yesus berbicara tentang bagaimana berdoa, Ia menguraikan tentang urutan permintaan dalam doa : pertama, Ia berbicara tentang nama, kerajaan-Mu, dan Kehendak-Mu, sesudah itu barulah berikan kami, ampuni kami dan lepaskan kami, dengan kata lain Yesus mengatakan bahwa pada waktu berdoa, harus memberikan prioritas bagi nama Allah, kerajaan Allah dan kehendak Allah.
Rasul Paulus berbicara tentang dua cara berdoa yakni berdoa dengan akal budi adalah bentuk doa yang bercorak mental dan kedua, berdoa dalam Roh yakni berdoa secara spiritual, oleh sebab itu menurut rasul Paulus “apabila Aku berdoa dengan bahasa Roh, maka Rohkulah yang berdoa ” Roma 8:26-27 mengatakan demikianlah juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita sebab kita tidak tahu bagaimana seharusnya berdoa ; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.
Menurut Heward dalam bukunya Alasan berdoa dalam Roh adalah ketika berdoa dalam Roh, Tuhan sendiri mengarahkan doa dan Ia memimpin orang tersebut untuk meminta kepada-Nya untuk apa yang diperlukan. Etika berdoa dalam PL terlihat adanya kedisplinan seperti yang dilakukan oleh Daniel. Orang Yahudi biasa berdoa tiga kali sehari (Dan 6:11) oleh karena itu, berdoa satu kali atau lebih dalam sehari dengan menghabiskan waktu sekitar satu jam adalah suatu hal yang wajar bagi orang Kristen.
Orang bisa belajar dari kehidupan Samuel yang kebiasaannya berdoa ketika ia tidak tahu bagaimana ia harus bertindak, maka Samuel berdoa. Itu Berarti dalam berdoa wajib disertai kedisplinan dan berdoa syafaat serta merendahkan diri dihadapan Allah. Sedangkan menurut Leonard dalam buku nya metode berdoa yang dilaksanakan dengan baik yaitu : menciptakan lingkungan sekitar yang mendukung, pilihlah waktu tertentu 10 atau 15 menit, 30 atau 1 jam ketika anda biasanya tidak diganggung dan kedua memohon Roh Kudus untuk menolong agar terbuka pada terang dan kehangatan kasih-Nya.
Kuasa Doa
Paulus mengatakan bahwa kehidupan doa yang kaya, menggairahkan, dan tekun adalah kehidupan baik yang membuat orang mampu menerima segala kebaikan yang tepat dan bermanfaat serta tidak melihat doa sebagai sekedar untuk memperoleh sesuatu dari Allah melainkan cara untuk memperoleh Allah sendiri.Dalam kitab Yak5:16, memberi penjelasan tentang kuasa doa yakni doa menarik kuasa dan kedaulatan Bapa turun untuk mengubah segala sesuatu, sehingga kebangunan rohani dan tuaian besar terjadi. Kedua membuat otoritas kerajaan Allah turun dan menyatakan kemenangan, membuat mujizat terjadi dan ada terang yang mengalahkan kegelapan dan ketiga doa membuat karunia lima lawatan dipulihkan dalam gereja-Nya untuk mempersiapkan jalan menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali dan terakhir Bapa mengarahkan hidup orang Kristen dan menentukkan jalan-jalan hidup pelayanan lewat doa. Keagungan doa adalah perluasan keagungan dan kemuliaan Allah dalam hidup orang percaya. Dengan doa hidup menjadi kelembutan, damai, sukacita, kasih dan berkat.
Kesimpulan
Disiplin Doa sangatlah penting bagi umat Kristen. Belajar mendisiplinkan berdoa dimula dari hati yang rindu. Berdoa secara rutin itu harus dimulai bagaimana ia membagi waktunya untuk berdoa. Dengan berdoa orang-orang bisa membangun relasi dengan Tuhan dan mengenal Tuhan. Doa bukan hanya sekedar meminta apa yang perlu di butuhkan melainkan melalui doa orang memuji dan menyembah Tuhan. Kebiasaan berdoa akan menolong orang untuk mengalami lawatan Tuhan baik secara Pribadi dan juga orang-orang disekelilingnya. Dan ketika berdoa kuasa doa sangat nyata dan sanggup mengubah keadaan atau kehidupan orang Kristen. Untuk itu janganlah berhenti berdoa. 2 Tesalonika 5:17 mengatakan “Tetaplah berdoa.”DAFTAR PUSTAKA
Sumber Buku
Abineno. Doa Menurut Kesaksian Perjanjian Baru. Jakarta: Gunung, Mulia, 2004.Aritonang, Hendra. Konsep Ciptaan Baru. Malang: Cv.multimedia ,2021.
Ayres, Francis O. Pembinaan Warga Gereja. Malang: Gandum Mas, 2016
Craig, James D. Pelajaran Hidup Baru. Malang: Gandum Mas, 1982.
Dakhi, Agustin. Sukses Meningkatkan Disiplin.Yogyakarta: cv budi Utama, 2020.
Ensiklopedia Alkitab Masa Kini jilid I. S.V “Doa”. oleh Douglas.
Green, Dennis. Pengenalan Perjanjia Lama. Malang: Gandum Mas, 2012.
Foley, Leonard. Spiritualitas Fransiskan Untuk Kaum Awam. Jakarta: Sekafi, 2007.
Foster, Richard J. Tertip Rohani. Malang: Gandum Mas, 1996.
Godowijoyo, Sekolah Doa.Yogyakarta: Andi, 2015.
Hagin, Kenneth E. Orang Kristen Sebagai Pembawa Doa Syafaat. Jakarta: Yayasan Pekabara Injil 1994.
Jones, Anthony H. Allah Menyapa Anda. Jakarta: Gunung Mulia, 2009.
Karman,Yonky. Teologi Perjanjian Lama. Jakarta: Gunung Mulia, 2013.
Keller, Timothy Pray. Diterjemahkan oleh Paksi Ekanto Putra. Surabaya: Tenggilis Mejoyo, 2017.
Mils, Dag Heward. Cara Berdoa.TK: Parchment House, 2015.
Williams, Morris. Doa Dan Ibadah. Malang: Gandum Mas, 1981.
Omposunggu, Harison J. Renungan Doa. Jakarta: Andi, 2021.
Sabdono, Erastus. Memperlakukan Allah Dengan Benar. Jakarta: Rehobot Printing, 2018.
Schlink, Basilea. Tetab Berhubungan Dengan Tuhan. Malang: Gandum Mas, 2003.
Sosipater, Karel. Etika perjanjian Baru. Jakarta: Suara harapan Bangsa,2010.
Umma, Yusuf. Melangkah Menggapai Sukses.Yogyakarta: IKAPI, 2020.
Unarto, Erich. Hidup Baru Didalam Kristen. Jakarta: Pustaka sorgawi, 2007.
Willard, Dallas. The Spirit Of The Diciplines.diterjemahkan oleh Tim Literatur Perkantas Jatim Surabaya: Tenggilis Mejoyo, 2019.
Yancey, Philip. Doa. Jakarta: Gunung Mulia, 2015.
Sumber Internet.
Verayanti, Hubungan Pemahaman Tentang Pengajaran Doa Dengan Implementasi Kehidupan Doa Pribadi Jemaat. jurnal on-line.diambil dari file:///C:/Users/dell/Downloads/75-218-1-PB.pdf diakses pada 26 September 2021.
No comments:
Post a Comment
Jika anda Ingin Membantu pelayanan ini, silahkan kirimkan bantuan anda dengan menghubungi email charinmarbun@gmail.com. Jika anda diberkati silahkan Tuliskan dalam komentar. Jika ada pertanyaan dan permohonan Topik untuk dibahas, silahkan tuliskan dikolom komentar. Terimakasih sudah membaca, Tuhan Yesus memberkati selalu.