PIDATO HUT KEMERDEKAAN RI KE 77, RABU 17 AGUSTUS 2022.





PIDATO HUT KEMERDEKAAN RI KE 77, RABU 17 AGUSTUS 2022.



SHALOM, SALAM SEJAHTERA BAGI KITA SEMUA.



Yang Kami hormati, Ibu, BAPAK DLL

Yang kami hormati ORANG TUA yang hadir pada hari ini.

Dan yang kami kasihi, seluruh mahasiswa/I yang cantik2 dan tampan-tampan.

Merdeka!!



Pertama tama marilah kita mengucap syukur kepada Tuhan kita Yesus Kristus atas berkat, rahmat dan anugerahNya sehingga pagi hari ini kita dapat berkumpul di tempat ini dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI yang ke 77. Hari yang berbahagia, dimana kita diingatkan 77 tahun yang lalu, 17 Agustus 1945 Bangsa Ini telah memproklamirkan kemerdekaannya.


Tentunya kita tahu semua Kemerdekaan bangsa ini tidak didapat dengan begitu saja atau diterima begitu saja, melainkan diraih dengan penuh perjuangan dan pengorbanan bahkan direbut dengan darah serta nyawa oleh para pahlawan kita dari tangan para penjajah. Bukan perkara mudah, 350 tahun ditangan belanda dan 3,5 tahun di tangan Jepang bukanlah waktu yang sedikit, ada berbagai generasi yang berjuang disana. Namun, berkat rahmat Tuhan, serta semangat persatuan dan kesatuan dari para pahlawan,serta seluruh nenek moyang kita maka peperangan dapat dimenangkan dan kemerdekaan ini dapat diraih. Nenek Moyang kita dan para Pahlawan kita telah meraih kemerdekaan ini, saat ini bagian kita meneruskan dan mengisi kemerdekaan ini yang tentunya untuk membawa bangsa ini kepada Kemerdekaan yang sesungguhnya. Membangun bangsa ini sesuai cita-cita luhur dari para pendiri bangsa.



Dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI yang ke 77 ini, Thema yang diusung oleh pemerintah kita adalah “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat" tentunya ini tidak terlepas dari apa yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, dimana covid 19 merongrong masuk sehingga membuat semua sector dalam pemerintahan bangsa ini menjadi terpuruk, seperti sector Kesehatan, ekonomi, bahkan kerohanian dan lain sebagainya. Oleh karena itulah melalui HUT RI Ke 77 ini pemerintah Kembali mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama, bergotong royong dalam memujudkan pemulihan ini di seluruh sector-sektor yang terdampak. Sehingga dengan pemulihan yang terjadi, maka bangsa ini akan mengalami kebangkitan dan menjadi lebih kuat.



Kita sebagai warga negara, sebagai dosen, staff dan mahasiswa tentu punya andil besar dalam mewujudkan cita-cita luhur bangsa ini, untuk bisa pulih lebib cepat dan bangkit lebih kuat. Peran-peran kecil yang kita miliki masing-masing jika dilakukan bersama-sama tentu akan mampu membawa pemulihan dan kebangkitan bagi bangsa ini. Seperti apa yang pernah diungkapkan oleh Presiden Pertama RI. Ir. Soekarno, “beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.” Saat ini ada RIBUAN an lebih mahasiswa d yang tentunya semuanya adalah Pemuda, jika kita bergerak bersama-sama, niscaya bangsa ini dan bahkan dunia akan terjadi perubahan dan kebangkitan.

Mari kita satukan hati,dan melangkah bersama-sama dengan satu tujuan membawa pemulihan dan kebangkitan bagi bangsa ini. Sebagai mahasiswa teologi, hamba Tuhan, dosen dan staff tentu andil kita besar dan kesempatan kita terbuka luas untuk masuk di tengah-tengah masyarakat, secara khusus masyarakat Kristen. Kita dipanggil untuk menciptakan masyarakat-masyarakat yang memiliki budi pekerti yang luhur, berakhlak mulia sehingga mendorong terciptanya kedamaian, keadilan, kemajuan, dan pembangunan yang terus berjalan. Seperti kata Nabi Yesaya dalam surat Yesaya 60:1, “Bangkitlah, j menjadi teranglah, sebab terangmu datang , dan kemuliaan l TUHAN terbit atasmu.”





Saya menitipkan bangsa ini, Bangsa Indonesia yang kita cintai bersama sama ini, dalam doa-doa bapak-ibu saudara-saudara semua, dosen, staff dan mahasiswa seperti nasehat Paulus kepada Timotius dalam suratnya 1 Timotius 2: 1-2, “Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, 2:2 untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan.



Sebagai penutup saya ingin membagikan pantun.



Jalan-jalan ke kota Batam

Jangan lupa singgah Barelang

Indonesia maju dan tentram

Kita semua hatinyapun senang.



Pergi ke pasar membeli cabai

Sama si Rista berjalan Kaki

Indonesia merdeka sudah dicapai

Kita nikmati dan juga syukuri.



Akhir kata, saya mengucapkan terimakasih atas segala perhatian bapak, ibu saudara semua. Tuhan Yesus memberkati.


Merdeka!!! Merdeka!!! Merdeka!!!



Shalom.



No comments:

Post a Comment

Jika anda Ingin Membantu pelayanan ini, silahkan kirimkan bantuan anda dengan menghubungi email charinmarbun@gmail.com. Jika anda diberkati silahkan Tuliskan dalam komentar. Jika ada pertanyaan dan permohonan Topik untuk dibahas, silahkan tuliskan dikolom komentar. Terimakasih sudah membaca, Tuhan Yesus memberkati selalu.